Rugi Rp 40 M, Bank Banten Catat NII Negatif di Februari 2019


PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) mencatatkan rugi bersih Rp 40,42 miliar pada periode Januari sampai Februari 2019.

Berdasarkan laporan keuangan Bank Banten, nilai rugi bersih ini naik 72,93% dibandingkan periode yang sama pada 2018, senilai Rp 23,37 miliar.

Selain itu BEKS juga mencatatkan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) negatif, senilai Rp 3,48 miliar. Padahal pada Februari 2018, Bank Banten masih mencatat NII positif senilai Rp 18,23 miliar.


Artinya pendapatan bunga dari kredit lebih kecil dibandingkan beban bunga untuk dana pihak ketiga  Hingga Februari 2019, Bank Banten pendapatan bunga senilai Rp 92,24 miliar, dan beban bunga Rp 95,73 miliar.

Sementara untuk dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp 6,47 triliun naik tipis dibandingkan Februari 2018 senilai Rp 6,36 triliun. Jumlah ini didominasi oleh simpanan berjangka Rp 3,98 triliun, tabungan Rp 492,22 miliar, dan giro Rp 2,01 triliun.

Ketika dikonfirmasi, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten) Fahmi Bagus Mahesa mengakui NII masih negatif secara year to date sampai Februari 2019

"Bank Banten berhasil membukukan kembali pendapatan bunga bersih yang positif pada Februari 2019, walau secara kumulatif (ytd) masih memberikan angka negatif," ujar Fahmi kepada CNBC Indonesia, Senin (8/4/2019).

Menurutnya, tren perbaikan pendapatan bunga bersih berlanjut sampai Maret 2019. Secara kumulatif bank telah membalikan beban bunga akibat meningkatnya tingkat suku bunga perbankan pada akhir 2018 lalu.

Sumber: www.cnbcindonesia.com
Share on Google Plus

About Massaputro Delly TP.

Hanya seorang yang terus belajar dan belajar. Lebih lengkap dapat lihat blog-blog berikut: www.raddien.com, wirapati.raddien.com. Terima kasih.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar