Jumat, 14 Oktober 2016

Tatu: Kami Belum Tahu Track Record Bank Banten

Selain Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang yang belum tertarik mengalihkan kas daerahnya ke Bank Banten, Pemkab Serang juga mengaku masih mempertimbangkan menjadi nasabah bank yang hampir sebagian sahamnya dimiliki Pemprov Banten.

“Kami belum bicarakan masalah pengalihan investasi dana APBD Kabupaten Serang dari Bank Jabar Banten (BJB) ke Bank Banten. Kami kan juga belum tahu track record Bank Banten,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Rabu (12/10/2016).

Meski Pemprov Banten memiliki saham di bank tersebut, namun tidak otomatis kabupaten/kota diwajibkan untuk membeli saham atau menjadi nasabah. "Tentu saja sangat berhati-hati, memanej Rp2,53 Triliun APBD tahun ini. Kami pertimbangkan dulu baik buruknya pengalihan investasi untuk tahun 2017," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Banten Rano Karno optimis, Bank Banten akan berkembang dengan pesat. Apalagi, jika ditambah dengan investasi delapan kabupaten/kota.

"Totalnya, bisa mencapai Rp26 Triliun," ungkap Rano. Saat ini, Pemprov Banten mempunyai 30 persen saham di bank tersebut. Jumlah tersebut akan terus meningkat hingga 68 persen pada Februari 2017 mendatang. Itu artinya, platform anggaran ditargetkan Rp1,2 Triliun, Pemprov Banten akan menginvestasikan Rp950 Miliar kas daerah ke bank tersebut.

Sumber: tangeranghits.com

0 komentar:

Posting Komentar