Rabu, 24 Agustus 2016

Rights Issue Lagi, Saham BPD Banten (BEKS) Jeblok

Menjelang rights issue tahap V, saham PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS), yang sebelumnya bernama PT Bank Pundi Indonesia Tbk., jeblok.

Pada perdagangan Selasa (23/8/2016), saham BEKS merosot 9,88% sebesar 8 poin ke level Rp73 per lembar. Sepanjang hari ini, saham BEKS diperdagangkan pada level Rp73 per lembar hingga Rp84 per lembar.

Saham BEKS dibuka di level Rp81 per lembar dengan transaksi hari ini sebanyak 941,5 juta lembar. Padahal, selama 52 pekan terakhir, saham BEKS sempat menyentuh level tertinggi Rp121 per lembar dengan level terendah Rp18,2 per lembar.

Total return saham BEKS dalam setahun terakhir mencapai 246,47% dan 279,16% sejak awal tahun. Kapitalisasi pasar saham BEKS mencapai Rp3,35 triliun.

Memang, manajemen PT BPD Banten Tbk. mengumumkan aksi penerbitan saham baru dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Bank yang sebelumnya bernama Bank Pundi itu kembali menggelar penawaran umum terbatas V (PUT) dengan rights issue setelah belum lama ini menggelar aksi PUT IV.

Berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan perseroan, Senin (22/8/2016), disebutkan PUT V dilakukan dengan HMETD. Perseroan belum menyebutkan jumlah saham dan target perolehan dana hasil rights issue tersebut.

Rencana rights issue akan meminta restu dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Rabu (28/9). Dana hasil rights issue akan digunakan untuk ekspansi kredit dan transaksi material.

Ditargetkan, rights issue akan mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 11 November 2016. Kemudian, pencatatan saham hasil HMETD di PT Bursa Efek Indonesia akan dilakukan pada 25 November 2016.

Emiten yang kini dimiliki oleh Provinsi Banten itu baru saja menggelar PUT IV dengan perolehan dana Rp649,89 miliar. Pemegang saham pengendali Bank Pundi sebelumnya adalah PT Recapital Securities milik Grup Saratoga.

Recapital Securities membuat perjanjian dengan PT Banten Global Development milik Provinsi Banten. Recapital tidak akan menyerap rights issue BEKS dan mengalihkan haknya kepada BGD dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk. (BCAP).

Sumber: bisnis.com

0 komentar:

Posting Komentar