Sabtu, 23 Juli 2011

Fasilitas Margin Trading

Margin Trading adalah fasilitas membeli saham beberapa kali lebih besar dari jumlah dana yang investor setor. Biasanya dua hingga tiga kali lebih besar dari dana setor. Artinya, dengan dana sebesar 200 juta rupiah, investor dapat belanja saham hingga 400-600 juta rupiah. Nah saham yang dibeli tersebut dijadikan sabagai jaminan.

Bila harga saham naik atau turun, maka investor dapat menarik keuntungan atau cukup menyetor selisih kerugian saja ke sekuritas atau biasa disebut netting.

Dalam mengelola margin trading, sekuritas membebankan bunga terhadap dana yag dipakai. Biasanya lebih tinggi dari bunga deposito sekitar 15 sampai 25 persen per tahun dan dihitung harian. Fasilitas ini memberikan keleluasaan bagi investor untuk menangkap ikan yang lebih besar, dan perusahaan mendapatkan keuntungan komisi dan bunga dari setiap transaksi yang terjadi.

Sebenarnya perusahaan sekuritas menangggung resiko apabila investor gagal bayar, oleh karenanya sekuritas cukup selektif memberikan fasilitas ini berdasarkan karakteristik, rekam jejak dan bonafiditas investor di pasar keuangan.


Beberapa Tips Memanfaatkan Margin Trading:

  1. Anda mesti mengukur batas kemampuan finansial anda dengan mengantisipasi kemungkinan terburuk. Ketidakpastian pasar bisa meludeskan dana atau meninggalkan beban bunga dan utang. Bahkan jeratan hukum bakal bekerja apabila investor melakukan wanprestasi.
  2. Pastikan anda mengenal betul sekuritas tersebut. Lakukan uji coba untuk menguji cara kerja dan jasa yang diberikan kepada anda. Cobalah bandingkan dengan pelayanan sekuritas lain, apabila perusahaan sekuritas memberikan pelayanan yang sesuai kebutuhan anda, seperti informasi cepat, transparansi laporan transaksi, komunikasi yang teratur, sistem operasi yang cepat. Maka, setidaknya anda sudah berada dalam rumah yang benar.
  3. Pilihlah yang menawarkan bunga margin yang lebih manusiawi.
  4. Jangan langsung tanda tangan! Pelajarilah kontrak kerja sama dengan cermat. Sebaiknya kontrak mengatur hak dan kewajiban yang menguntungkan kedua belah pihak. Bila perlu klausul perjanjian bisa diubah sepanjang kedua belah pihak sepakat.
  5. Pilihlah saham big caps yang aktif diperdagangkan dan memiliki pertumbuhan cenderung menguat.
  6. Segera Realisasikan keuntungan atau kerugian anda apabila posisi harga saham telah menyentuh batas trading plan anda.
  7. Beban bunga mulai bekerja setelah T+4, aturlah agar transaksi anda tidak menginap terlalu lama karena prinsip margin trading adalah spekulatif.

Sumber: sahamonline.com

0 komentar:

Poskan Komentar